Rahia.desa sunyi yang berisikan orang-orang luar biasa.aku tidak pernah merasakan kesepian.mereka menjagaku seperti menjaga keluarga sendiri.2 tahun lamanya.dan sudah berlalu 3 tahun.tapi mereka masih terasa dekat
Kemarin,salah seorang kepala puskesmas rahia menghubungiku.dia sedang berada di juanda.ada undangan dari pusat.tanpa berpikir panjang,akupun melaju ke stasiun dan bertemu dengannya.wajahnya semakin tua.tapi terlihat semangatnya yang tidak asing lagi bagiku.masih dengan kesantunannya dia berkata "saya senang mi bisa ketemu kita disini.saya tidak pernah bermimpi,saya bisa menginjakkan kaki di jakarta"
Aku hanya bisa tersenyum.dan bersyukur bisa bertemu dengan keluargaku di juanda.bercakap-cakap,bertukar pikiran,memberikan motivasi.4 tahun lagi beliau pensiun.semoga Allah memberikan keberkahan kepada pak La Kaosi sekeluarga.
Terima kasih pak La Kaosi.terima kasih untuk semua keluargaku di rahia,buton.waktuku yang penuh rasa syukur bersama kalian itu akan kuceritakan kembali kepada anak-anakku nanti.agar mereka bisa melihat,sebuah keluarga yang benar-benar dari hati.membuka tangan dengan setulus jiwa.
No comments:
Post a Comment